Posted by jolife on November 20, 2009 – 4:56 am
Tadi sempat aja aku ngenet di salah satu warnet yang kebetulan baru launching minggu ini. Warnet ini letaknya di sebuah ruko lantai dua. Jadi aku harus naik tangga-tangga dan lalu masuk. Kesan pertama yang muncul….wah ini warnet lumayan bagus, dalam arti tata ruang dan perabot yang ada bagus (mungkin krn baru kali ya
).
Selanjutnya langsung aja aku tanya ke operator bilik berapa yang kosong? kata si operator bilik number 10. Wueh…banyak juga komputernya, mungkin ada sekitar 20 PC. Setelah sampai di depan komputer langsung login lewat billing. Kemudian coba browsing-browsing sejenak dengan membuka firefox.
mmmh….sejenak menunggu wah loading halaman utama google aja kok lambat ya? lalu aku coba nunggu aja…..akhirnya muncul juga. Lalu aku coba masuk ke situs detik.com juga lambat keluarnya. Aku coba cek speed test…..wadow… si firefox blm terinstal adobe flash 10.1…jadi gak bisa kebuka, mau install wah lama banget loadingnya…batal deh. Mau buka control panel dan dos gak bisa alias diblok
Akhirnya setelah 10 menit duduk disitu aku putuskan cabut……..
Posted by jolife on November 17, 2009 – 5:01 am
Ada istilah “Jamur di Musim Hujan” begitupun dengan keadaan bisnis usaha warnet di Manokwari yang saat ini aku amati di penghujung tahun 2009 ini mulai berkembang dengan pesat. Dimana-mana para pemilik mulai berlomba-lomba membuka usaha warnet di kota Manokwari, tidak juga ketinggalan para pebisnis di dunia wireless.
Tahun lalu warnet di kota Manokwari hanyalah 4 buah, tapi sekarang sudah dua kali lipatnya dan itupun belum termasuk warnet-warnet mini. Seiring dengan demam Facebook (FB) maka di mulai era perkembangan warnet di kota Manokwari. Melihat akan gelagat demam FB ini maka para investor mulai melirik bisnis yang satu ini, maklum harga sewa internet di Manokwari masih standar Rp. 9.000/jam bahkan ada yang Rp. 10.000/jam…tertarik?
Bertolak dari keuntungan dari tarif warnet di atas maka orang-orang mulai berlomba-lomba membuat warnet….ini membuat aku teringat akan kondisi rental Playstation pada awal tahun 2000-an yang mencapai puncaknya pada sekitar tahun 2002/2003 dan setelah itu memasuki masa stagnan sampai sekarang.
Hal ini juga akan berlaku untuk warnet saat ini di mana saat sekarang mulai memasuki tahap perkembangan tapi aku prediksikan tidak akan lama lifetimenya karena turut di pengaruhi dengan adanya sambungan2x koneksi wireless langsung ke home user. Hal ini bisa diperparah lagi jika seandainya koneksi speedy Telkom masuk ke Manokwari.
Sambil berharap dunia bisnis per-warnetan dapat terus berkembang maka pelayanan/servis serta kualitas koneksi internet kepada konsumen haruslah dapat dipertanggungjawabkan.
Bagi yang baru buka usaha warnet, semoga usahanya bisa jalan dan mendapat pelanggan baru, serta bagi yang sudah eksis silahkan dipertahankan kualitas dan pelayanannya……Akhir kata bahwa Hukum Rimbapun akan berlaku di dalam bisnis ini.
Posted by jolife on November 9, 2009 – 2:58 pm
Setelah berkutat beberapa hari akhirnya ketemu juga caranya mengkoneksikan Ubuntu karmic koala dengan wifi pada laptop acer 5583. Sebelumnya si laptop ini tidak dapat mempertahankan koneksi wifi secara stabil dimana setelah konek ke access point maka beberapa saat kemudian koneksi terputus lagi. Untung ada forum ubuntu tepatnya aku temukan artike di planet ubuntu Indonesia dan disana ada salah satu artikel yang membahas masalah koneksi wifi meskipun tipenya tidak sama akan tetapi caranya sama
Setelah diotak-atik langsung konek dah….hehehehe…..