Sandiaga Sogok Uang Demi Jadi Cawapres Prabowo

oleh
Sandiaga Sogok Uang Demi Jadi Cawapres Prabowo
Sandiaga Sogok Uang Demi Jadi Cawapres Prabowo

Merdeka45 – Andi Arief yang merupakan Politisi Demokrat mengungkapkan bahwa pertemuan Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono tidak jadi di gelar. Arief juga mengatakan bahwa Prabowo adalah Jenderal Kardus. Prabowo di nilai lebih mementingkan uang ketimbang rakyat.

Cuitan itu pun mendapatkan respon dari Muhammad Taufik yang merupakan Ketua DPD Gerindra. Taufik mengatakan semua yang di ungkapkan oleh Arief hanyalah sekedar pendapatnya. Taufik juga menegaskan bahwa koalisi Gerindra dan Demokrat telah berakhir.

Arief juga sempat menuding bahwa wakil Gubenur DKI Jakarta, Sandiaga Uno telah membayar uang kepada PAN dan PKS masing-masing sebesar Rp 500 miliar. Uno ingin  menjadi cawepras Prabowo. Taufik juga membantah pernyataan Arief ini.

Wisnu Wardhana yang merupakan politisi Demokrat juga sempat menyambangi kediaman Prabowo. Kedatangan Wisnu di isukan adalah untuk menyampaikan pesan kepada Gerindra bahwa koalisi di batalkan. Taufik menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan koalisi belum di batalkan.

Sedangkan Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan kepada awak media bahwa belum ada pertemuan Prabowo dan SBY. Andi mengatakan bahwa Prabowo adalah Jenderal Kardus dan dari pihak SBY lah yang menolak kedatangan Prabowo. Prabowo di anggep hanya mementingkan uang. Bahkan penjelasan lewat surat juga tidak di perlukan pihak SBY lagi. Prabowo di nilai hanya memberikan janji manis kepada SBY.

Sikap Prabowo di nilai berubah setelah hadirnya nama Sandiaga Uno. Sandiaga Sogok Uang Demi Jadi Cawapres Prabowo. Benarkah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *