Zumi Zola Terima Suap Miliaran Rupiah Dan Alphard

oleh
Zumi Zola Terima Suap Miliaran Rupiah Dan Alphard
Zumi Zola Terima Suap Miliaran Rupiah Dan Alphard

Merdeka45Zumi Zola yang saat ini menjadi Gubernur Jambi nonaktif akhirnya mengakui pernah mendapatkan uang dari anak buahnya. Uang tersebut di dapatkan anak buahnya dari seorang kontrakter bernama Asrul Pandapotan Sihotang dan Apif Firmansyah. Selain uang, ada juga mobil Alphard yang kini telah di serahkan kepada KPK. Zumi Zola mengatakan dirinya tidak pernah bertanya kepada anak buahnya asal mula uang tersebut.

Agus Heriyanto, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, mengatakan bahwa dirinya pernah memberikan uang sebesar Rp. 1 miliar kepada Amidy. Amidy adalah kepala kantor perwakilan Jambi di Jakarta. Amidy meminta Agus untuk mencari uang. Amidy mendapatkan telepon dari Asrul untuk mencari uang yang akan di berikan kepada Zumi Zola. Alasan Agus, uang itu di gunakan Zumi untuk operasional. Uang 1 Miliar di bagikan 2 tahap, masing-masing Rp. 500 juta per tahap. Tahap pertama di berikan di Central Park, Jakarta. Sedangkan tahap kedua di serahkan di Hotel Aston, Jambi. Agus mengaku uang tersebut berasal dari rekan Dinas Pendidikan. Sedangkan mobil Alphard adalah pemberian kontraktor Joe Fandy Yoesman alias Asiang.

Zumi Zola di tuding telah menerima gratifikasi sejak menjadi Gubernur Jambi pada 2016. Gratifikasi di terima dalam bentuk Rp 40 miliar, USD 177.300, SGD 100.000, dan satu unit Toyota Alphard. Zumi juga di tuding memberikan uang suap sebesar Rp 16.490.000.000 untuk pimpinan DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Uang suap itu berkaitan dengan APBD Tahun Anggaran 2017.

Agar permasalahan APBD Tahun Anggaran 2017 lancar, Zumi harus memberikan uang Rp 200 juta kepada masing-masing anggota DPRD, serta memberikan badan anggaran Rp 225 juta, sedangkan masing-masing anggota komisi mendapatkan Rp 375 juta. Uang suap ini juga bekaitan dengan pembahasan anggaran daerah perubahan tahun 2018.

Kini Zumi di jerat Pasal 12B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana di ubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *